TAPIS LAMPUNG

explore your lampung

PUTING BELIUNG HANTAM PESAWARAN

Posted by seandanan pada 8 Desember 2009

Senin, 07 Desember 2009 09:16

Rumah di Dusun I, Desa Sukajaya, Lempasing, Padangcermin, Pesawaran, yang ambruk dihantam angin kemarin.

Bandarlampung – Angin puting beliung merusak sedikitnya 39 rumah di Dusun I, Desa Sukajaya, Lempasing, Padangcermin, Pesawaran, pukul 15.55 WIB kemarin. Enam di antaranya rata dengan tanah. Selain itu, angin menghantam SD Negeri 1 Sukajaya. Bagian atap terbuat dari asbes di enam lokal pecah. Sebagian rangka atap lepas dan rusak. Padahal besok (8/12), 266 siswa di sekolah itu melangsungkan ujian semester.
Kepala SDN 1 Sukajaya M. Sahbudin menyatakan, ada beberapa opsi agar siswa tetap dapat ujian. ’’Yaitu menumpang sementara di sekolah lain atau meliburkan siswa,” ujarnya.
Namun, ia mengaku pihaknya hanya menyampaikan opsi. Keputusan tetap ada pada kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Padangcermin.
Sampai berita diturunkan, pihak pemerintah desa dan kecamatan belum mengetahui jumlah kerugian. ’’Masih kami rekapitulasi. Sekarang saja, kami terus mendata. Mungkin besok (hari ini, Red), hasilnya baru diketahui,” kata Kepala Desa Sukajaya Mahyudin.
Saksi mata Saiman (53) menjelaskan, musibah ini dimulai dengan turunnya hujan gerimis pukul 15.00 WIB. Kelamaan hujan lebat. Tiba-tiba di arah selatan, daerah yang dikenal Gunung Naga, terbentuk pusaran angin.
Puting beliung berjalan, menghantam apa pun yang berada di depannya. Hanya lima menit. Namun, beberapa pohon kelapa bertumbangan. Termasuk rumah-rumah warga dan sekolah tersebut.
Rumah warga yang rata tanah masing-masing milik Anwar, Silahudin, Hadi, Karso, Imron, dan Aam. Rata-rata bangunan semipermanen. Sementara yang lain rusak di bagian atap.
Menurut Mahyudin, musibah itu sudah mereka laporkan ke pihak kecamatan. Laporan dilanjutkan ke Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) serta Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran. Dia berharap pemkab cepat tanggap dengan kondisi ini dan segera menurunkan bantuan.
Silahudin mengungkapkan hal senada. Sebab, rumah itu satu-satunya harta miliknya. ’’Untuk sementara, saya akan coba menumpang di rumah kerabat,” lirihnya.
Dia menjelaskan, saat musibah terjadi dirinya bersama keluarga tengah berada di rumah kerabatnya, Suairi, yang tengah melangsungkan hajatan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, putranya Fajri (5) trauma dengan kondisi itu.
Bocah yang baru saja dikhitan tersebut saat ini selalu meminta digendong ke mana pun pergi. ’’Hajatan kerabat saya juga ikut bubar. Tenda dan peralatan pesta terbang dan banyak yang rusak,” keluhnya. (Taufik Wijaya)
Sumber: Radar Lampung

Satu Tanggapan to “PUTING BELIUNG HANTAM PESAWARAN”

  1. Sapriza Se said

    aDUH , kASiaN yA, SEmoga mereka tabah menerima CobAan ini………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: