TAPIS LAMPUNG

explore your lampung

PEMEKARAN LAMPUNG TENGAH???

Posted by seandanan pada 8 Desember 2009

Senin, 07 Desember

GUNUNGSUGIH – DPRD Lampung Tengah sudah mengusulkan kepada pemkab setempat agar menganggarkan biaya studi kelayakan untuk rencana pemekaran wilayah. Karena untuk melakukan pemekaran wilayah Kabupaten Lamteng, yakni Seputih Barat dan Seputih Timur, harus melalui studi kelayakan.
’’Kami masih terus berjuang untuk dilakukan pemekaran wilayah di Lamteng. Antara lain, perlunya dilakukan studi kelayakan. Jika hasil studi kelayakan nantinya dinyatakan Lamteng tidak dapat dimekarkan, kami akan menyosialisasikan kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” terang anggota DPRD Lamteng I Nyoman Suryana kemarin.
Kepala Kantor Penelitian dan Pengembangan Daerah Lamteng O. Pakpahan, S.H., M.Si. mengatakan, pada 2006 pernah dilakukan studi rencana pemekaran wilayah Lamteng oleh lembaga peneliti Universitas Lampung.
Dari hasil studi rencana itu diperoleh kesimpulan bahwa Lamteng berhasil melaksanakan pembangunan secara merata di semua wilayah kecamatan. Indikatornya, laju pertumbuhan ekonomi rata-rata 4,84 persen per tahun. Kemudian penyebaran penduduk dan cakupan wilayah tidak merata, sehingga potensi sumber daya alam dan buatan belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal.
Kesimpulan terakhir, Kabupaten Lamteng sudah dapat dimekarkan kembali berdasarkan hasil pengukuran dan penilaian kemampuan daerah.
Dari kesimpulan itu, lanjutnya, direkomendasikan beberapa hal. Antara lain, pemekaran wilayah mempertimbangkan aspek geografis, pembagian wilayah antara Kabupaten Lamteng (induk) dengan calon kabupaten baru hasil pemekaran mempertimbangkan asas tujuan dan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Terakhir, Kabupaten Lamteng dan kabupaten baru hasil pemekaran dapat menjadi daerah otonom yang mandiri sesuai dengan PP No. 129/2000.
Lebih lanjut dikatakan Pakpahan, suatu daerah masih dapat dimekarkan sesuai dengan PP No. 78/2007 tentang Tata Cara Pembentukan, Penghapusan, dan Penggabungan Daerah. Pada pasal 4 ayat 2 disebutkan pembentukan daerah kabupaten/kota harus memenuhi syarat administratif, teknis, dan fisik kewilayahan.
’’PP ini merupakan turunan dari UU, sehingga kedudukan PP berada di atas Permendagri. Jadi selama PP No. 78/2007 belum dicabut masih dimungkinkan suatu daerah dimekarkan,” jelasnya.  Sumber : Radar Lampung

5 Tanggapan to “PEMEKARAN LAMPUNG TENGAH???”

  1. Muftahudin said

    Aku akan sangat bergembira jika lampung tengah jadi dimekarkan,karena masyarakat akan lebih mudah mengurus kebutuhan administratif,ini karena letak ibukota kabupaten yang teramat jauh,bahkan kalo bisa kec.kalirejo,sedang agung,padang ratu,bangun rejo,anak tuha,selagai lingga,pubiyan disatukan untuk membuat kabupaten tersendiri,karena selama gabung dengan lam-teng nggak maju-maju padahal daerah itu amat potensial untuk maju…
    Ya dengan harapan adanya pemekaran daerah lamteng akan mengurangi pungli yang dah jadi adat selama ini
    Masak daerah dah dapat diblang maju buat KTP ama KK aja mahal banget,padahal di prop bengkulu gratis,padahal bengkulu prop trmiskin di indonesia bagian barat,APA GX MALU pemkab ama pemprop kita sih?

  2. Semacca andanant said

    Saya amat setuju adanya pemekaran wilayah di lampung baik kec.maupun kab/kota. Disamping memenuhi secara administrasi, pendapatan dan kelayakan. Gak kalah penting juga nama daerah itu sendiri yang dipakai untuk dijadikan nama daerah pemekaran. Maksud saya nama yang sejak dulu ada berbau lampung bukan nama aslinya dimusnahkan lalu memakai nama bawaan dari luar yang bukan berbau lampung.

  3. ya saya setuju sekali, kabupaten lampung tengah ini kabupaten tua tapi kemajuan penduduknya sepertinya kurang merata, mungkin karena letak geografisnya yg terasa aneh. lihat saja kecamatannya terpencar2 dan memanjang terlihat tidak menyatu sehingga kontrol penguasa pemerintahannya pun tidak kesemua arah, hanya bandar jaya saja yg terlihat elegan. pemekaran adalah solusi kesejahteraan yang lebih merata. salam hangat

  4. saya juga sependapat dengan mas miftahudin, sebagai warga kec. Padangratu apalagi kampung saya berada di pedalaman, saya belum merasa terjadi perkembangan yang signifikan karena memang tolok ukurnya tidak ada. Pembangunan di lamteng masih timpang, lihat saja beberapa kec. yang disebutkan tadi, jauh sekali keadaannya bila dibandingkan dengankec.2 lain yang memang berada dekat dengan kota kabupaten.

    Kalaupun memang belum layak untuk terjadi pemekaran, setidaknya harapan saya bupati yang terpilih nanti bisa membawa perubahan yang terasa bagi kami warga lampung tengah yang ‘terpinggirkan’

  5. Andika arif said

    Saya selaku warga lamteng sangat setuju dgn ke empat pendapat tsb. memang sudah sepantasnya lampung tengah diadakan pemekaran wilayah, di bagi menjadi kabupaten baru seperti halnya kab. Tuba yg sekarang terbagi Tuba barat dan mesuji.
    perkembangannya pun sangat cepat, mulai dari pekerjaan jalan provinsi, BM & CK.
    Dinas pendidikan dsb.
    sehingga akan tercipta kemakmuran dan ksejahteraan bagi masyarakatnya, kemudahan transportasi, dan fasilitas2 pendukung lainnya, seperti jlan lingkungan pedesaan, mck dan sumur bor, saluran irigasi atau embung untuk persawahan, rehabilitasi bangunan sekolah yg rusak dan pekerjaan ruang kelas baru untuk sekolah yg bila mana rombelnya jauh lebih banyak dari pada sekolah tsb.
    dan yg prlu d’garis bawahi oleh dinas PU yaitu jalan provinsi antara bandar jaya sampai veteran, banyak jalan yg berlobang, jembatan yg putus, lebar jalan yg tidak sesuai dgn jln provinsi, serta kekuatan jalan antara jumlah kendaraan yg rusak dgn kwalitas dan kwantitas jalan tsb.
    demikian saran saya, harap dicermati, hayati dan laksanakan demi kesejahteraan kita bersama.
    trims,..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: